Jika ada harta karun yang terpendam dan sering terlupakan bahwa kita memilikinya, serta seringkali baru disadari arti penting nilainya ketika sudah terlewat dan terlambat, atau saat sudah habis, itulah WAKTU!
Setiap manusia lahir dan hidup untuk satu kurun waktu. Masa hidup tiap orang tidak sama, tapi jatah waktu yang diberikan setiap hari seragam, satu hari adil dua puluh empat jam. Hikmah yang tersimpan adalah seberapa efektif dan efisien waktu yang diberi oleh Tuhan tiap hari kita gunakan, hingga surut dan habis simpanan perbendaharaan.
Waktu adalah aset yang tak pernah bertambah, bahkan selalu berkurang setiap detik serta setiap saat. Anehnya, kita sering membuang waktu dan membiarkan lewat begitu saja seolah ia tidak ada harganya, padahal waktu adalah harta karun yang tak terhingga nilainya. Hanya memang, nilainya baru bisa diketahui jika ia diisi dan digunakan untuk mengerjakan sesuatu dan tidak dibiarkan kosong berlalu.
Jika alur panjang waktu diandaikan dalam bentuk selang, selang waktu sejatinya hampa, kita yang mengisinya dengan aliran cair atau padat kegiatan. Selang waktu adalah rel, dan kereta waktu yang terus melaju dan tanpa henti berlalu menanggalkan satu-satu gerbong-gerbong kosong atau isi, bergantung adakah kita biarkan kosong atau diisi.
Nilai dari kegiatan itu ditentukan oleh apa yang kita lakukan, adakah ia dihabiskan untuk hura-hura, suka-suka, khilaf, lalai dan lupa, atau sebaliknya mengerjakan hal yang terarah, fokus, terprogram, produktif dan bermanfaat, positif atau negatif kita yang memberi tanda dari aktivitas kita. Bagaimana kita menggunakan waktu secara efisien untuk mengerjakan banyak hal baik secara efektif adalah tantangan di sepanjang jalan. Jika ingin bernilai baik, tentunya kerjakanlah perbuatan yang baik, berbuat untuk kebaikan, dengan niat serta cara baik pula, serta terus melakukan perbaikan diri supaya menjadi lebih baik lagi.
Waktu yang sudah berlalu, tak pernah akan kembali. Tinggal catatan tertulis, untuk apa waktu digunakan habis. Sudahkah kita melihat catatan waktu yang telah lewat, apakah saja yang telah pernah diperbuat, adakah yang kita sesali dan ingin perbaiki? Manfaatkan waktu yang masih tersisa, jangan lagi biarkan hilang raib musnah dan terbuang percuma!
Duhai anak Manusia, kelak kau akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban terkait penggunaan waktu sepanjang kurun hidupmu. Masa mudamu, untuk apa saja engkau gunakan. Hari-harimu, bagaimana lewat engkau habiskan, hingga masa senja sampai terbenammu, semua direkam jelas dan rapi dalam buku induk catatan. Jika gulungan bergunung-gunung lembar selang waktu menjadi catatan buku, kisah sukses, kaya, dan inspiratif seperti apa yang ingin kau persembahkan sebagai karya keberhasilan semasa hidupmu?!
Berkarya dan berpaculah dengan waktu! =)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar